Jumat, 04 Desember 2009

Biju Of Naruto

Jinchuuriki untuk setiap Bijuu.

Bijuu bijū (尾獣 ?) adalah sembilan monster berekor dalam kisah fiksi Naruto karya Masashi Kishimoto. Selain dalam Naruto, Bijuu juga eksis dalam legenda Jepang. Makhluk-makhluk ini diceritakan memiliki ukuran tubuh yang sangat besar dan memiliki jumlah ekor yang berbeda-beda sehingga mereka dapat dibagi berdasarkan jumlah ekornya. Selain ukuran tubuhnya, mereka juga memiliki jumlah chakra dalam jumlah yang sangat besar. Umumnya mereka adalah makhluk setengah dewa dan ditakuti masyarakat, tetapi dalam Naruto beberapa di antaranya tidak memiliki inteligensia yang memadai yang diperlukan untuk menggunakan chakra miliknya.

Semua Bijuu yang disegel dalam tubuh manusia disebut Jinchuuriki (人柱力, yang berarti host atau tuan rumah) dan memberikan kekuatan besar kepadanya. Istilah Jinchuuriki sendiri hanya digunakan di dalam dunia Naruto. Bahkan dalam beberapa kasus, seorang Jinchuuriki memiliki kekuatan yang lebih besar daripada Bijuu yang ada di dalam tubuhnya. Hal ini dimungkinkan karena mereka memiliki kemampuan untuk mengontrol kekuatan Bijuu secara efektif, sementara beberapa Bijuu tidak memiliki kemampuan itu.

Para Jinchuuriki biasanya memiliki ciri-ciri fisik yang menyerupai Bijuu yang disegel dalam tubuhnya. Gaara, misalnya, memiliki kemiripan di warna rambut dan lingkar matanya yang seperti Shukaku, hitam. Yugito pula memiliki mata yang melancip seperti kucing. Dan tentu saja Naruto yang memiliki tanda seperti kumis di sekitar pipinya dan mata seperti seekor serigala/rubah. Menurut pendapat Akatsuki, mereka yang menjadi Jinchuuriki biasanya kekurangan kasih sayang dalam hidupnya, dan sejauh ini dalam cerita Naruto, pendapat mereka benar. Ketika Bijuu berekor satu (Shukaku) dan Bijuu berekor dua (Nekomata) mereka tangkap, tidak ada seorangpun yang peduli akan hal tersebut; bahkan, mereka bersyukur karena tak ada lagi Jinchuuriki, yang mereka anggap sebagai "orang berbahaya", di desa mereka. Diketahui, kematian Jinchuuriki dapat menyebabkan kematian Bijuu yang ada di dalam tubuhnya, sehingga Bijuu sekuat tenaga membantu menjaga agar Jinchuurikinya tidak tewas dengan membagi chakra mereka ketika Jinchuuriki dalam keadaan bahaya. Diketahui juga bahwa pencabutan Bijuu dari tubuh Jinchuuriki dapat mengakibatkan kematian bagi Jinchuuriki tersebut.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Sembilan ekor bijuu

Semasa perang besar antar desa ninja, masing-masing desa berlomba-lomba mendapatkan Bijuu yang ada di masing-masing negara. Kekuatan chakra Bijuu yang amat besar diharapkan dapat meningkatkan kekuatan militer negara tersebut.

Dalam alur cerita yang masih berjalan hingga saat ini, Akatsuki sedang mengumpulkan kesembilan Bijuu ini. Mereka melakukan hal ini untuk mendapatkan cakra dari para bijuu. Terutama Kyuubi. Karena Kyuubi memiliki cakra tidak terbatas. Mereka menangkap Jinchuuriki dan membawa mereka ke tempat rahasia di mana Fuin jutsu (Naruto)#Sealing Technique: Illusionary Dragon Nine Consuming Seals|Fuin Justu, jutsu penyegelan Bijuu dilakukan untuk mengeluarkan Bijuu dari tubuh Jinchuurikinya. Sampai saat ini sudah tujuh Bijuu yang mereka dapatkan; Shukaku atau Ichibi, Nekomata atau Nibi, Sanbi, Yonbi, Gobi, Rokubi, Nanabi. Berarti hanya tinggal dua Bijuu lagi yang belum Akatsuki dapatkan, yaitu Kyuubi dan Ushi-oni atau Hachibi. oleh karena itu, pada naruto manga bab 419, Akatsuki menurunkan Pein untuk menangkap Naruto di desa Konohagakure.

[sunting] Shukaku atau Ichibi si ekor satu

  • Nama: Shukaku si ekor satu (一尾守鶴 Ichibi no Shukaku?) atau Shukaku dari padang pasir (砂の守鶴 Suna no Shukaku?)
  • Jenis: Tanuki (Anjing rakun atau raccoon-dog dalam bahasa Inggris, binatang asli Jepang dan beberapa daerah di sekitarnya)
  • Jinchuuriki: Gaara, kemudian diambil alih oleh Akatsuki
  • Kemampuan khusus: Menembakkan meriam angin yang terkonsentrasi menggunakan chakra
  • Status: Ditangkap dan diserap oleh Akatsuki

Shukaku diberi gelar dewa angin oleh orang Jepang zaman dulu. Dulunya dia adalah pendeta yang terkena badai pasir. Dia lalu berubah bentuk menjadi luak berekor satu dan mengandalkan jutsu angin sebagai serangannya. Dalam manga dan anime Naruto dia disegel dalam tubuh Gaara dan menggunakan jiwa ibu kandung Gaara sebagai tumbalnya. Suna pernah memiliki dua Jinchuuriki sebelum Gaara, tetapi keduanya tewas setelah Shukaku dikeluarkan dari tubuh mereka. Shukaku sangat pintar tetapi bertingkah seperti layaknya orang mabuk. Kata "Shukaku" sendiri dapat berarti "mabuk" dalam bahasa Jepang. Seperti Bijuu yang lain, sifat pemarah dan haus darah Jinchuuriki dapat membuatnya terpancing untuk keluar dan menghancurkan apa yang ada di sekitarnya.

Gaara Jinchuuriki dari Shukaku.

Sebagai Jinchuuriki, Gaara memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan mengontrol pasir, dan dilindungi setiap saat oleh perisai pasir, tetapi dia harus menderita insomnia seumur hidupnya akibat efek samping yang didapatkannya. Garaa tak akan pernah bisa tidur karena ketika dia tidur, Shukaku akan menguasai tubuh dan pikirannya.

Ketika marah atau timbul nafsu membunuh, Gaara dapat berubah menjadi sesosok monster seukuran tubuh manusia dengan cara menutupi seluruh tubuhnya dengan pasir. Selain mengubah bentuk tubuhnya, pasir-pasir ini juga meningkatkan pertahanan fisik dan chakra Gaara secara drastis. Dalam bentuk Shukaku, Gaara mendapatkan kekuatan yang besar, pertahanan yang kuat, dan kemampuan untuk menggunakan shuriken pasir.

Dia juga dapat mengontrol pasir dan dapat menggunakannya secara lebih efektif dan bertenaga daripada ketika ia berwujud manusia. Kelemahannya, transformasi ke bentuk monster ini berjalan cukup lambat dan sulit dilakukan jika tidak ada hal yang benar-benar memancing emosi Gaara. Sampai saat ini, Gaara telah mencoba dua kali mengubah tubuhnya ke bentuk Shukaku dan keduanya gagal mencapai ke bentuk sempurna; pertama ketika ujian Chuunin dilakukan. Saat itu Sasuke berhasil melukainya sebelum ia sempat mencapai bentuk sempurna. Yang kedua, ketika ia melawan Naruto di hutan; Naruto mengalahkannya ketika Gaara baru berhasil menutupi seluruh tubuhnya kecuali bagian kaki.

Dalam situasi yang membahayakan, Gaara dapat menciptakan replika Shukaku berukuran aslinya dari pasir. Tidak seperti Shukaku berukuran manusia, replika ini dapat diciptakan dalam waktu singkat. Gaara mengontrol replika dari dalam, sehingga tubuhnya terlindungi dari serangan musuh. Dalam bentuk ini, Gaara dapat melepaskan jiwa Shukaku yang ada dalam tubuhnya, dan memasukkannya ke dalam tubuh replika Shukaku. Untuk melakukannya, Gaara harus keluar dari replika Shukaku, lalu tidur di atas kepala replika tersebut. Tetapi sebagai akibatnya, Gaara menjadi lebih mudah diserang. Ketika dia bangun, maka segelnya akan terlepas dan jiwa Shukaku akan kembali masuk ke dalam dirinya; dan replika Shukaku akan hancur.

Dalam episode "Menyelamatkan Gaara", Akatsuki berhasil menangkap dan mengeluarkan Shukaku dari tubuh Gaara; Gaara pun tewas. Tapi suatu keberuntungan bagi Gaara, dia berhasil dihidupkan kembali dengan kombinasi jurus pembagi-nyawa milik Chiyo dan chakra milik Naruto. Kemampuan Gaara tidak sepenuhnya hilang, walaupun tidak diketahui apakah kekuatannya melemah akibat dikeluarkannya jiwa Shukaku dari tubuhnya.

  • Shukaku memiliki bentuk yang mirip luak, rakun atau panda sehingga terkadang orang-orang sulit membedakannya.
  • Tanuki, seperti Kitsune, adalah makhluk-makhluk mistik dalam mitologi Jepang, dan terkadang keduanya bersaing satu sama lain.
  • Ada sebuah kisah tentang pendeta dan Tanuki yang mengubah diri menjadi ketel teh, yaitu Bunbuku Chagama.

[sunting] Nekomata atau Nibi si ekor dua

  • Nama: kucing setan berbuntut dua (ニ尾の猫俣 Nibi no Nekomata?)
  • Jenis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini